Menjelang hari pernikahan, dua istilah yang paling sering bikin bingung calon pengantin adalah mahar dan seserahan. Banyak yang mengira keduanya sama, padahal fungsi dan kedudukannya beda jauh. Biar persiapan nikah kamu ga salah kaprah, yuk kenalan lebih dalam sama perbedaan mahar dan seserahan berikut ini.
Kesalahpahaman ini wajar terjadi karena di banyak acara pernikahan, mahar dan seserahan memang sering diserahkan berdekatan waktunya, bahkan kadang dikemas jadi satu rangkaian acara. Padahal kalau ditelusuri dari asal usul dan fungsinya, keduanya punya kedudukan yang jauh berbeda dalam islam maupun budaya.
Apa Itu Mahar?
Mahar adalah pemberian wajib dari calon suami kepada calon istri yang menjadi salah satu syarat sahnya sebuah pernikahan dalam islam. Dasar hukumnya ada dalam Al Quran Surat An Nisa ayat 4, yang memerintahkan suami memberikan mahar kepada istrinya dengan penuh kerelaan. Karena sifatnya wajib, pernikahan secara syariat dianggap belum lengkap kalau maharnya belum ditunaikan.
Mahar bisa berupa uang, emas, seperangkat alat salat, atau barang lain yang disepakati bersama, selama nilainya wajar dan tidak memberatkan pihak pria. Yang penting, jenis dan jumlah mahar biasanya sudah dibicarakan dan disepakati sebelum akad nikah berlangsung.
Tidak ada aturan baku soal nominal atau jenis mahar dalam islam. Justru dianjurkan untuk tidak berlebihan, karena kesederhanaan mahar termasuk salah satu tanda keberkahan dalam sebuah pernikahan menurut beberapa riwayat hadis.
Apa Itu Seserahan?
Berbeda dengan mahar, seserahan bukan bagian dari syarat sah pernikahan, melainkan tradisi budaya yang berkembang di masyarakat Indonesia. Seserahan adalah rangkaian barang yang diberikan calon pengantin pria kepada calon istri sebagai simbol kesiapan dan tanggung jawab membangun rumah tangga.
Isi seserahan biasanya berupa kebutuhan sehari hari seperti pakaian, sepatu, perlengkapan ibadah, kosmetik, sampai perhiasan, yang dikemas rapi dalam wadah atau keranjang yang cantik. Karena sifatnya tradisi, jenis dan jumlah barang seserahan sangat fleksibel dan bisa disesuaikan dengan budaya masing masing daerah.
Meski tidak wajib secara syariat, banyak keluarga tetap memandang seserahan sebagai bagian penting dari rangkaian acara pernikahan. Nilainya lebih ke sisi penghormatan dan kesiapan calon mempelai pria terhadap kebutuhan calon istri di kehidupan barunya nanti.
Tabel Perbedaan Mahar dan Seserahan
| Aspek | Mahar | Seserahan |
| Sifat | Wajib, syarat sah pernikahan | Tradisi budaya, sifatnya sukarela |
| Dasar Hukum | Diatur dalam syariat islam | Tidak diatur dalam syariat, murni adat |
| Waktu Pemberian | Diberikan saat akad nikah | Biasanya sebelum atau saat resepsi |
| Penerima | Langsung menjadi hak istri | Diserahkan ke pihak keluarga wanita |
| Contoh Barang | Uang, emas, seperangkat alat salat | Pakaian, sepatu, kosmetik, perhiasan |
Kenapa Emas Sering Jadi Pilihan untuk Mahar dan Seserahan?
Emas jadi salah satu barang favorit buat dijadikan mahar maupun seserahan karena nilainya yang stabil dan cenderung naik dari waktu ke waktu. Selain punya nilai investasi, emas juga punya makna simbolis sebagai bentuk kesungguhan dan tanggung jawab calon suami.
Buat mahar, emas biasanya dipilih dalam bentuk logam mulia atau cincin dengan kadar tinggi supaya nilainya tetap terjaga jangka panjang. Sementara untuk seserahan, perhiasan emas seperti kalung atau gelang sering jadi pelengkap yang bisa langsung dipakai istri di kehidupan sehari hari.
Kalau kamu masih bingung barang apa saja yang cocok dijadikan seserahan selain emas, kamu bisa baca dulu rekomendasi lengkapnya di seserahan pernikahan apa saja biar persiapan kamu makin lengkap.
Siapin Mahar dan Seserahan Emas yang Berkah di Kebundinar
Setelah paham bedanya mahar dan seserahan, sekarang saatnya mikirin emas mana yang cocok buat dijadikan salah satu isinya. Kebundinar menyediakan berbagai pilihan perhiasan dan logam mulia dengan transaksi yang sesuai prinsip syariah, jadi kamu bisa siapkan mahar dan seserahan tanpa khawatir soal kehalalan prosesnya.
- Pilihan lengkap mulai dari cincin, kalung, sampai koin dinar untuk mahar
- Transaksi jual beli transparan dan sesuai prinsip syariah, bebas riba
- Kadar emas diuji langsung di depan kamu, ga ada yang ditutup tutupi
- Melayani wilayah Jabodetabek dengan opsi datang langsung atau layanan antar jemput
Dengan persiapan yang matang dan emas yang jelas kadar serta kehalalannya, momen pernikahan kamu jadi makin berkesan dan tenang.
