Emas dan perak sama-sama dikenal sebagai logam mulia yang telah digunakan sejak lama, baik sebagai perhiasan maupun sarana menyimpan nilai. Meski terlihat mirip, karakter keduanya sangat berbeda, terutama jika dilihat dari sisi investasi dan perawatan. Karena itu, memahami perbedaan perak dan emas menjadi langkah penting sebelum Anda memutuskan memilih salah satunya.
Lantas, apa saja yang membedakan keduanya? Berikut ini lima perbedaan utama perak dan emas yang perlu Anda ketahui!
1. Emas Mahal dan Stabil, Perak Murah tapi Lebih Ngegas
Harga emas dikenal relatif mahal namun stabil. Pada Januari 2026, harga emas Antam berada di kisaran jutaan rupiah per gram. Sebaliknya, harga perak hanya berada di puluhan ribu rupiah per gram, sehingga perak sekitar 40 kali lebih murah dibanding emas.
Meski lebih murah, pergerakan harga perak jauh lebih agresif. Sepanjang 2025, kenaikan harga perak tercatat melampaui emas secara persentase. Inilah salah satu perbedaan perak dan emas yang paling menonjol dari sisi potensi imbal hasil.
2. Emas Lebih Tahan Gejolak, Perak Lebih Sensitif Isu Global
Emas dikenal sebagai aset safe haven yang relatif tahan terhadap gejolak ekonomi dan politik. Permintaan emas banyak didorong oleh bank sentral dan investor institusional saat kondisi global tidak menentu.
Sebaliknya, perak jauh lebih sensitif terhadap isu global karena lebih dari separuh permintaannya berasal dari sektor industri seperti panel surya, kendaraan listrik, elektronik, dan pengembangan kecerdasan buatan. Ketika industri tumbuh, harga perak bisa melonjak. Namun saat perlambatan terjadi, harganya juga bisa turun tajam.
3. Emas Mudah Dijual Kapan Saja, Perak Perlu Timing
Dari sisi likuiditas, emas memiliki keunggulan besar. Emas mudah dijual hampir di mana saja, mulai dari Pegadaian, Antam, hingga berbagai gerai emas lainnya. Selisih harga jual dan beli emas juga relatif sempit.
Perak memiliki likuiditas lebih rendah. Tempat buyback lebih terbatas dan selisih harga jual belinya cenderung lebih lebar. Karena itu, menjual perak membutuhkan waktu dan momentum yang lebih tepat. Ini menjadi perbedaan perak dan emas yang penting bagi Anda yang mengutamakan fleksibilitas.
4. Emas Identik Investasi Serius, Perak Favorit Modal Kecil
Modal awal untuk membeli emas relatif besar karena harga per gramnya tinggi. Hal ini membuat emas sering dipilih sebagai investasi jangka panjang dengan nilai besar.
Sebaliknya, perak dapat dibeli dengan modal jauh lebih kecil. Dengan ratusan ribu rupiah, Anda sudah bisa mulai berinvestasi perak. Kondisi ini menjadikan perak favorit bagi investor pemula atau Anda yang ingin melakukan diversifikasi tanpa mengeluarkan dana besar.
5. Emas Anti Kusam, Perak Perlu Dirawat Rutin
Emas merupakan logam yang sangat stabil secara kimia. Ia tidak bereaksi dengan udara atau air, sehingga tidak akan menghitam atau kusam meski disimpan lama.
Perak berbeda. Logam ini mudah bereaksi dengan sulfur di udara, keringat, dan kosmetik, sehingga bisa mengalami tarnish atau menghitam. Karena itu, perhiasan perak perlu dibersihkan secara rutin agar tampilannya tetap terjaga.
Melalui pemahaman perbedaan perak dan emas, Anda dapat menyesuaikan pilihan dengan tujuan, modal, dan toleransi risiko masing-masing. Baik emas maupun perak memiliki keunggulan tersendiri, asalkan digunakan dengan strategi yang tepat.
Apa pun pilihan investasi Anda, pastikan Anda memercayakannya pada distributor yang tepercaya. Kebun Dinar merupakan opsi terbaik bagi Anda yang ingin membeli emas maupun perak sebagai investasi berbasis syariah. Cek selengkapnya layanan kami di sini.
